23
Okt
12

PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN DIREKSI

Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT)

PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN DIREKSI &
GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Hak Cipta@ Teuku Syahrul Ansari, SH, MH.

Cetakan Pertama, 20 Juli 2012
xiv + 106 hlm + Bibliografi + Indeks + Annex

Penerbit
BOOKS TERRACE & LIBRARY
Kompleks Metro Trade Center Blok B No. 21
Jl. Soekarno-Hatta, Bandung 40268
Telp/Fax : 62-22-7537555

Disain & Tataletak
Edi Nasution

ISBN 978-602-18644-0-1 

HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

ABSTRAK

Perseroan Terbatas merupakan badan hukum untuk melakukan kegiatan usaha tertentu yang dibentuk berdasarkan perjanjian. Sebagai badan hukum maka Perseroan Terbatas merupakan artificial person, sehingga dalam pengurusannya memerlukan agent. Agent tersebut adalah Direksi, yang diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sebagai organ perseroan. Dalam hubungan antara organ perseroan, memunculkan berbagai permasalahan (agency problems), mengingat berbagai perbedaan kepentingan antara berbagai organ perseroan tersebut, sesuai hak dan kewajiban serta fungsi dan wewenang masing-masing organ perusahaan yang telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Direksi menjalankan perseroan dengan itikad baik sesuai prinsipfiduciary duty yang melekat padanya. Direksi merupakan wakil perseroan, baik dalam kegiatan ke dalam maupun ke luar. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah pemilik modal, yang menyetorkan modal pada perseroan untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan usaha perseroan. Bagi Direksi yang dujunjung adalah kepentingan perseroan, sehingga meningkatkan nilai perseroan dalam pengelolaan perusahaan yang menyeimbangkan kepentingan stakeholders dan shareholders perseroan, sehingga nilai perusahaan terus meningkat dan berjangka panjang. Dalam menyeimbangkan berbagai kepentingan pihak terkait terhadap keberadaan perseroan, perlu ditegakan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG), sebagai dasar bagi tata kelola perusahaan yang baik.

Badan Usaha Milik Negara (PT Persero), menurut UUPT, merupakan pengecualian dalam kepemilikan. Di mana kepemilikan terhadap PT Persero, menurut undang-undang ini diperbolehkan pemiliknya hanya satu pihak yakni negara. Dengan demikian kedudukan pemegang saham yang merupakan representasi negara menjadi sangat kuat, sehingga menjadi tidak seimbang dengan kedudukan Direksi. Dengan demikian seringkali, hak Direksi dalam menjalankan perseroan menjadi tidak maksimal, karena dibayang-bayangi oleh intervensi RUPS. Hal ini paling menonjol adalah dalam mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Direksi dalam PT Persero, di mana pengangkatan dan pemberhentian tersebut, biasanya tidak melalui mekanisme RUPS biasa, tetapi dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri sebagai RUPS on paper (circular resolution).

(Teuku Syahrul Ansari, S.H., M.H.)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


0 Responses to “PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN DIREKSI”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Oktober 2012
S S R K J S M
« Mar   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Blog Stats

  • 75,846 hits

%d blogger menyukai ini: